Jumat, 17 April 2020
Lucu yang Begitu Sendu
Huft…
Dzhuhurku menjelang kumandang adzan ashar,
Asharku terburu kopi senja,
Alhamdulillah dg maghribku
Tp suka skip kalo lg ngabuburit bareng kamu
1/3 malam akhir tak pernah lewat
tp untuk isya'ku yg larut pilu
( “Asholatu khoiru minanauum”)
Menjelang cahaya yg membentang bening
aku mulai tidurku dengan hening
Seketika! terbangkit dg pening
kutunaikan subha
Kombinasi subuh dg dhukha yg begitu duka.
Arrgh, gerangan apa yg menimpaku
Perhelatan dunia persholatanku
seringkali tepat waktu diwaktu yg tidak tepat
tahu kan maksutku?
hei, pirus corona
konon cirimu bulat bermahkota
yg ak saja tak punya
yang jelata akan iman dan taqwa
kini…
kami yg selalu meramu nikmat dunia semu
mulai teringat nikmat akhirat
Terpikir tertuju pada rumah Mu
bukan karena berkat atau Nasi Jum'at
yang menyeru selalu
biar ga terlambat keburu kiamat
rumah rindu guna merindu Mu
bukan rumah untuk segolongan yg tersekat
bukan sekedar untuk ritual yg syahdu
tapi tempat khusyuk menyatukan ummat
( “ Allahu akbar….." )
dariku
yg sadarnya telat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar